KALKULATOR MODAL USAHA
Kalkulator Modal Usaha
Sebelum membuka usaha, pastikan modal yang disiapkan cukup untuk investasi awal sekaligus menutup biaya operasional di bulan-bulan pertama. Kalkulator ini juga memperkirakan kapan modal kembali.
1. Modal investasi (sekali keluar)
2. Biaya operasional tetap per bulan
3. Perkiraan penjualan (opsional)
PERTANYAAN UMUM
Yang Sering Ditanyakan
Apa saja yang termasuk modal usaha?
Modal usaha terdiri dari modal investasi (dikeluarkan sekali, misalnya peralatan, renovasi, perizinan, stok awal) dan modal kerja untuk membiayai operasional bulanan sampai usaha menghasilkan arus kas sendiri.
Kenapa perlu dana cadangan operasional?
Penjualan di bulan-bulan awal biasanya belum stabil. Dana cadangan menjaga usaha tetap bisa membayar sewa, gaji, dan tagihan selama masa itu. Jumlah bulannya bisa Anda pilih sendiri sesuai kondisi usaha.
Bagaimana cara menghitung balik modal?
Balik modal (bulan) = total modal dibagi laba bersih per bulan. Laba bersih di kalkulator ini = omzet x margin kotor dikurangi biaya operasional tetap.
Kalau modal kurang, sebaiknya bagaimana?
Pangkas modal investasi yang belum mendesak, mulai dari skala lebih kecil, atau pertimbangkan pembiayaan seperti KUR. Simulasikan cicilannya dulu dengan Simulasi KUR agar tidak melebihi kemampuan bayar.
Apakah data yang saya isi disimpan?
Tidak. Semua perhitungan berjalan di browser Anda dan tidak dikirim ke server.
JELAJAHI LEBIH LANJUT
LANGKAH SELANJUTNYA
Mau angka modal yang lebih realistis?
Mentor Bisnis Indonesia bisa membedah rencana usaha Anda, dari struktur biaya sampai target penjualan, sebelum uang benar-benar dikeluarkan.